Menu

Mode Gelap
Tips for an Easy-Care Home Garden Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab Exploring the 2026 Gambling Market Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

Pendidikan

Cegah Korupsi Sejak Dini, Moh Muizzuddin: Pendidikan Bukan Sekadar Akademik, Tapi Juga Moral

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Moh Muizzuddin saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Pendidikan Antikorupsi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo pada Selasa, 30 Juli 2025, di SMP Negeri 9 Kota Probolinggo. (Foto: Istimewa) Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Moh Muizzuddin saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Pendidikan Antikorupsi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo pada Selasa, 30 Juli 2025, di SMP Negeri 9 Kota Probolinggo. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Moh Muizzuddin, menegaskan bahwa pendidikan karakter yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas adalah fondasi utama dalam membangun generasi bebas korupsi.

Hal ini disampaikan Muizzuddin saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Pendidikan Antikorupsi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo pada Selasa, 30 Juli 2025, di SMP Negeri 9 Kota Probolinggo.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga moral. Dan kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata membekali guru agar bisa menanamkan karakter antikorupsi sejak siswa masih di bangku sekolah dasar,” ujar Muizzuddin dalam sambutannya.

Menurutnya, pencegahan korupsi harus dilakukan sejak usia dini, bukan hanya mengandalkan instrumen hukum. Untuk itu, penyusunan modul ajar yang terintegrasi dengan nilai-nilai antikorupsi menjadi penting dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Ini bukan sekadar modul tambahan, tapi investasi moral jangka panjang bagi Kota Probolinggo. Dan kami di legislatif akan terus mendukung gerakan ini agar berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 100 guru, terdiri dari 30 guru mata pelajaran SD dan 70 guru mata pelajaran SMP dari berbagai sekolah negeri dan swasta se-Kota Probolinggo.

Para peserta mendapatkan pendampingan teknis dalam menyusun modul ajar bermuatan nilai antikorupsi yang akan diterapkan di kelas masing-masing.

Muizzuddin menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh OPD dalam membangun sistem pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

“Kami ingin pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi jargon, tapi gerakan bersama yang menyentuh semua sektor. Semua stakeholder harus punya komitmen yang sama,” pungkasnya.

Muiz berharap, hasil dari bimtek ini tidak berhenti di penyusunan modul saja, melainkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan budaya integritas di lingkungan pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Anggota DPRD Probolinggo Feri Gita Rahayu Dukung Lomba Himpaudi Tegalsiwalan Meriahkan HUT RI ke-80

22 Agustus 2025 - 12:49 WIB

Prabowo Hormati KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

22 Agustus 2025 - 10:12 WIB

Alun-Alun Lumajang Tutup Sementara: Kenapa?

22 Agustus 2025 - 07:30 WIB

Anggota DPRD Probolinggo Muad Desak Gudang Garam Harus Serap Tembakau Petani dengan Harga Bagus

11 Agustus 2025 - 18:42 WIB

Wabup Fahmi Pastikan Layanan Baksos Mata Tepat Sasaran di RS Rizani

10 Agustus 2025 - 08:59 WIB

Trending di Daerah
error: