SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Moh Muizzuddin, menegaskan bahwa pendidikan karakter yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas adalah fondasi utama dalam membangun generasi bebas korupsi.
Hal ini disampaikan Muizzuddin saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Pendidikan Antikorupsi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo pada Selasa, 30 Juli 2025, di SMP Negeri 9 Kota Probolinggo.
“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga moral. Dan kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata membekali guru agar bisa menanamkan karakter antikorupsi sejak siswa masih di bangku sekolah dasar,” ujar Muizzuddin dalam sambutannya.

Menurutnya, pencegahan korupsi harus dilakukan sejak usia dini, bukan hanya mengandalkan instrumen hukum. Untuk itu, penyusunan modul ajar yang terintegrasi dengan nilai-nilai antikorupsi menjadi penting dalam proses pembelajaran di sekolah.
“Ini bukan sekadar modul tambahan, tapi investasi moral jangka panjang bagi Kota Probolinggo. Dan kami di legislatif akan terus mendukung gerakan ini agar berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 100 guru, terdiri dari 30 guru mata pelajaran SD dan 70 guru mata pelajaran SMP dari berbagai sekolah negeri dan swasta se-Kota Probolinggo.
Para peserta mendapatkan pendampingan teknis dalam menyusun modul ajar bermuatan nilai antikorupsi yang akan diterapkan di kelas masing-masing.
Muizzuddin menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh OPD dalam membangun sistem pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral.
“Kami ingin pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi jargon, tapi gerakan bersama yang menyentuh semua sektor. Semua stakeholder harus punya komitmen yang sama,” pungkasnya.
Muiz berharap, hasil dari bimtek ini tidak berhenti di penyusunan modul saja, melainkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan budaya integritas di lingkungan pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.













