Menu

Mode Gelap
Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online

Daerah

Hujan 25 Menit, Desa Opo-opo Tenggelam Lagi: Warga Pertanyakan Keseriusan Pemkab Atasi Banjir

badge-check


					Hujan 25 Menit, Desa Opo-opo Tenggelam Lagi: Warga Pertanyakan Keseriusan Pemkab Atasi Banjir Perbesar

Hujan 25 Menit, Desa Opo-opo Tenggelam Lagi: Warga Pertanyakan Keseriusan Pemkab Atasi Banjir

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Warga Desa Opo-opo, Dusun Sumber Banger, Kecamatan Krejengan kembali dikejutkan oleh banjir yang datang secara tiba-tiba usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar 25 menit, Jumat (28/3/2026) dini hari.

Banjir kali ini terasa berbeda. Air datang sebelum azan Subuh berkumandang, membuat warga panik karena sebagian besar masih beristirahat. Meski hujan berlangsung relatif singkat, debit air sungai meningkat cepat hingga meluap dan merendam permukiman.

Sahari, salah satu warga setempat, mengaku sudah waswas sejak malam. Ia tidak bisa tidur karena cuaca ekstrem disertai petir dan angin kencang.

“Memang hujannya deras sekali, tapi tidak lama. Saya sudah khawatir bakal banjir. Ternyata benar, air datang sebelum Subuh,” ujarnya.

Menurutnya, banjir di Desa Opo-opo bukan lagi peristiwa luar biasa, melainkan kejadian yang terlalu sering terulang setiap kali hujan deras turun. Warga pun merasa lelah dengan kondisi tersebut.

“Setiap hujan besar pasti banjir. Kami ini seperti sudah langganan. Sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga. Lalu kami harus bagaimana lagi supaya banjir ini tidak terus terjadi?” keluhnya.

Ia menilai, meski pemerintah daerah telah melakukan sejumlah upaya penanganan, pekerjaan di lapangan belum sepenuhnya rampung. Akibatnya, persoalan banjir masih menghantui warga hingga kini.

Dibandingkan desa-desa lain di sekitarnya, Opo-opo disebut menjadi wilayah yang paling sering terdampak banjir. Warga pun berharap ada langkah nyata dan penyelesaian tuntas agar mereka tak lagi hidup dalam kecemasan setiap kali hujan turun.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: