SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Auditorium PP Al Mashduqia, Patokan, Kraksaan, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai dalam menghadapi dinamika politik nasional maupun tantangan ekonomi global.
Muscab tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza.
Dalam sambutannya, ia memberikan penghargaan atas kepemimpinan KH. Fahmi AHZ atau Ra Fahmi yang dinilai mampu menjaga soliditas dan meningkatkan capaian politik PKB di Kabupaten Probolinggo.
Menurut Faisol, kekompakan struktur partai serta dukungan dari seluruh badan otonom menjadi faktor utama keberhasilan PKB meraih sembilan kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo. Ia menyebut kepemimpinan Ra Fahmi berhasil membangun kerja kolektif yang terarah dan konsisten.
“Soliditas yang dibangun sangat baik. Ini menjadi modal penting untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Apalagi Ra Fahmi kini juga mengemban amanah sebagai Wakil Bupati, maka pengabdian kepada rakyat harus semakin konkret,” ujarnya.
Faisol menegaskan, Muscab bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh kepemimpinan partai hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting. Ia mendorong seluruh kader mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang dengan target kemenangan maksimal di Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan itu, Faisol juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Ia mengingatkan bahwa situasi global yang tidak stabil, termasuk konflik di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi nasional dan berdampak pada masyarakat kecil.
“Kader PKB harus hadir di tengah kesulitan rakyat. Politik harus memberi manfaat nyata. Jika tidak dirasakan langsung oleh masyarakat, maka kepercayaan akan hilang,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh jajaran partai untuk memperkuat peran di tingkat desa hingga kabupaten, terutama dalam mendukung sektor usaha kecil dan meningkatkan kualitas layanan publik.













