SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Auditorium PP Al-Mashduqiah pada Sabtu (28/03/2026).
Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Ra Fahmi AHZ, menjelaskan bahwa Muscab kali ini memiliki konsep yang berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya. Jika pada Muscab terdahulu langsung menetapkan ketua, maka agenda tahun ini difokuskan pada proses penjaringan kader-kader terbaik yang akan diusulkan sebagai calon Ketua DPC.
“Kalau Muscab sebelumnya menentukan ketua, sedangkan hari ini adalah penjaringan dari kader-kader potensial yang akan diusulkan untuk menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo,” ujar Ra Fahmi.
Ia mengungkapkan, sosok calon pemimpin baru sebenarnya sudah mulai mengerucut. Namun, penetapan resmi tetap harus melalui tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Menurutnya, UKK tahap pertama akan digelar di Malang bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang. Selanjutnya, UKK tahap kedua akan dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sebelum akhirnya diputuskan siapa yang akan memimpin DPC PKB Kabupaten Probolinggo.
“Tahap UKK pertama akan dilaksanakan di Malang, bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang. Baru UKK kedua dilaksanakan oleh DPP. Dari situlah nanti ada penetapan Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.
Ra Fahmi juga menyampaikan harapannya agar kepemimpinan ke depan mampu memperkuat kerja-kerja organisasi dan membawa partai semakin solid menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menegaskan, tidak ada partai politik yang ingin kalah dalam Pemilu 2029.
“Maksimal lah. Kalau tadi kader-kader menyampaikan 15 kursi, tidak apa-apa. Mimpi itu harus setinggi-tingginya. Itu bisa menjadi motivasi kita untuk Pemilu tahun 2029 nanti,” tuturnya.
Ia berharap, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua dapat membawa PKB Kabupaten Probolinggo menjadi lebih baik, sejalan dengan tujuan dan cita-cita partai.













