Menu

Mode Gelap
Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Best Gold IRA Companies of 2020

Daerah

Absennya Anggota DPRD Jatim di Tragedi Ponpes Al Khoziny Disorot Aktivis SPM-MP

badge-check


					Proses evakuasi Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: Istimewa) Perbesar

Proses evakuasi Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

SIDOARJO – Tragedi runtuhnya bangunan pondok dan masjid di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 29 September 2025, menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar pesantren. Peristiwa naas yang terjadi saat santri tengah melaksanakan salat ashar itu menyebabkan puluhan korban luka-luka, bahkan lima orang santri dinyatakan meninggal dunia.

Duka yang meliputi pesantren ternama ini langsung mengundang simpati luas. Sejumlah pejabat penting Jawa Timur, termasuk Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, segera datang untuk memberikan dukungan moral serta memastikan proses evakuasi berjalan cepat. Aparat gabungan mulai dari BPBD, Basarnas, BNPB, hingga jajaran TNI dan Polri juga terlihat bahu-membahu di lokasi.

Namun, di tengah solidaritas tersebut, absennya jajaran pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur justru menjadi sorotan publik. Kritik keras disampaikan oleh A Sholeh, Koordinator Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) Jawa Timur, yang menyesalkan sikap wakil rakyat dari daerah pemilihan Sidoarjo.

“Pertama, saya sampaikan duka mendalam terhadap musibah yang terjadi pada Pondok dan santri Ponpes Al Khoziny, semoga proses evakuasi berjalan lancar, semua korban dapat segera diselamatkan dan tidak ada korban jiwa yang terus bertambah. Ke dua, saya ingin sampaikan kepada pimpinan DPRD Jawa Timur, wabil Khusus anggota Dewan Dapil Sidoarjo, kalian merupakan wakil rakyat tetapi kalian samasekali tidak memiliki kepekaa batin dan miskin kepedulian,” ujar A Sholeh kepada wartawan.

Ia secara khusus menyinggung salah satu anggota DPRD Jatim asal Sidoarjo yang saat ini menjabat Ketua Komisi A, Dedi Irwansah, karena tidak terlihat hadir mendampingi korban.

“Kita sangat menyangkan bahwa, sampai hari ini anggota dewan provinsi Jawa Timur dari Dapil Sidoarjo masih belum tampak batang hidungnya. Ini menandakan anggota dewan betul-betul telah mati kepekaan dan kepeduliannya terhadap masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, A Sholeh menyindir keras kebiasaan anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yang justru dinilai lebih menarik perhatian ketimbang musibah rakyat.

“Kunker ke luar negeri yang dilarang Prabowo itu memang pasti sangat menarik ya. Kalau musibah seperti ini mungkin tidak jadi prioritas. Makanya, kalau kemudian masyarakat benci terhadap DPR jangan disalahkan, karena sikap dan tindakan mereka memang justru berjarak dengan kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, sikap abai semacam itu hanya akan memperburuk citra lembaga legislatif di mata rakyat. Ia mendesak agar partai politik menindak tegas kader yang tidak peka terhadap penderitaan masyarakat, agar tidak menimbulkan preseden buruk.

Akhirnya, A Sholeh menegaskan bahwa lembaganya akan terus melakukan pengawasan kritis serta mendorong aparat penegak hukum maupun partai politik untuk menindak anggota dewan yang gagal menjaga marwah lembaga negara.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: