Hukum  

Alasan-alasan Irjen Ferdy Sambo Saat di Panggil Bareskrim Polri Terkait Dugaan Kasus Brigadir J

Alasan-alasan Irjen Ferdy Sambo Saat di Panggil Bareskrim Polri Terkait Dugaan Kasus Brigadir J
Pernyataan Press yang dilakukan oleh Kapolri Terkait Pembunuhan Brigadir J.

SUARARAKYATINDO.COM- Irjen Pol. Ferdy Sambo sudah mengatakan sesuai apa yang dilihat atas kejadian Brigadir J. Maka dari itu Ferdy Sambo kini, pertama kalinya memenuhi panggilan Tim Khusus (Timsus) Bareskrim Polri.

Kehadiran Irjen Ferdy Sambo untuk menjalani pemeriksaan dan memenuhi panggilan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Pasalnya, Ferdy Sambo dipanggil lantaran terkait dengan kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan tersangka Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E.

Dalam kesempatannya, Irjen Ferdy Sambo menyatakan dirinya telah memberikan keterangan sesuai dengan yang dia lihat dan ketahui.

“Hari ini saya sudah memberikan keterangan apa yang saya ketahui, saya lihat, saya saksikan terkait dengan peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya Duren Tiga,” kata Sambo.

Ia mengajak, semua pihak untuk mempercayakan penyidik Polri mengungkap kasus yang terjadi di rumahnya secara terang-benderang.

“Mari sama-sama kita percayakan kepada tim khusus yang menjelaskan secara terang benderang,” kata Sambo.

Selain itu, Ferdy Sambo mengaku sudah empat kali menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan baku tembak di rumahnya.

“Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan pada hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” kata Ferdy.

Diketahui Irjen Pol. Ferdy Sambo untuk pertama kalinya muncul di hadapan media sejak kasus dugaan tembak-menembak di rumahnya pada hari Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

Dalam kesempatannya, Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri terkait dengan peristiwa yang terjadi di rumahnya.

Jenderal bintang dua itu menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 7 jam, mulai 09.55 dan keluar dari Gedung Bareskrim pada pukul 17.15 WIB.

Tinggalkan Balasan