Bahaya! Aturan BBM Pertalite Akan Ketat

Bahaya! Aturan Terkait Harga BBM Pertalite Akan Di Atur
Bahaya! Aturan Terkait Harga BBM Pertalite Akan Di Atur

SUARARAKYATINDO.COM – Segenap pemerintah bersama dengan PT Pertamina (Persero) tengah mempersiapkan bahan terkait bangaimana mekanisme untuk Bahan Bakar Minyak BBM berupa Pertalite.

Aturan BBM jenis Pertalite yang sebentar lagi akan di atur segera cepat selesai. Sebab, aturan ini diperkirakan kurang lebih selesai sampai 2 atau 3 bulan yang akan datang.

Aturan itu yang akan dijadikan acuan oleh pemerintah. Jadi, tidak sembrono orang bisa membeli BBM dengan mudah, harus sesuai dengan kreteria aturan yang sudah dibuat.

Kabar BBM jenis Pertalite ini juga sudah di dengar oleh Kepala BPH Migas, Erika Retnowati. Pasalnya, kabar itu memang benar apa adanya dan saat ini sedang melakukan pembahasan.

Sebelumnya, Erika tengah Melakukan revisi Peraturan Presiden (Prepres) nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan harga jual Eceran (BBM) beserta petunjuk teknis pembelian BBM subsidi jenis Pertalite.

Ketik pembahasan ini sudah selesai, akan segera mensosialisasikan terhadap masyarakat agar mengetahui bahwa aturan itu sudah resmi. “Di harapkan aturan ini berjalan lancar dan selesai kurang lebih 2 sampai 3 bulan kedepannya”, kata Erika

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok Mengatakan bahwa saat ini kreteria menerima BBM bersubsidi Atau Pertalite itu sudah ada. “Sudah ada di Pertamina Patra Niaga (kreterianya). Saya tidak bisa buka”, Penjelasannya Ahok pada Selasa 24/05/2022.

Stok Pertamina Patra Niaga masih aman dan masih bisa dipakai untuk 17 hari. Sebelumnya, BBM Pertalite memang dicari oleh banyak orang Lantaran harganya cukup murah dibandingkan harga BBM yang lain.

Respon (2)

  1. Semakin hari pemerintah hanya akan menyusahkan masyarakatnya, akankah kedepannya akan ada bantuan berupa bahan bahar juga? Dipikir2 akan tambah banyak bantuan untuk masyarakat tapi apa2 akan bertambah mahal atau malah banyak aturan yg akan menyusahkan masyarakatnya. Pripun nikiii pak!

Tinggalkan Balasan