Menu

Mode Gelap
Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online

Daerah

Koordinator BEMNUS Jatim Hadiri Pelantikan Aliansi BEM Pasuruan: Mendorong Akselerasi Peran Pemuda dalam Swasembada Pangan Daerah

badge-check


					BEMNUS Jatim Saat menghadiri acara Pelantikan Bemnus Kab Pasuruan Perbesar

BEMNUS Jatim Saat menghadiri acara Pelantikan Bemnus Kab Pasuruan

Oleh : Naufal Rizky Firdaus

Pelantikan Aliansi BEM Pasuruan Raya menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Kehadiran Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur dalam agenda ini menjadi simbol penguatan sinergi gerakan mahasiswa lintas daerah, bahwa dari Pasuruan, suara perubahan bisa menggema ke seluruh penjuru Nusantara.

Tema yang diangkat tahun ini, “Peran Pemuda Dalam Akselerasi Pembangunan Pasirian Raya” bukan sekadar wacana, tetapi ajakan untuk menjadikan pemuda sebagai poros dalam pembangunan daerah. Akselerasi tidak bisa hanya menjadi jargon pemerintah, tapi harus dibaca sebagai ruang partisipasi yang harus diisi oleh pemuda, terutama oleh mahasiswa yang sadar akan tanggung jawab sosialnya.

Pasuruan sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur memiliki potensi luar biasa untuk mewujudkan kedaulatan dan swasembada pangan, bukan hanya sebagai agenda nasional, tapi sebagai kebutuhan lokal. Maka, pertanyaannya bukan apakah Pasuruan bisa swasembada pangan, tetapi apakah pemudanya siap mengambil peran sebagai pelopor dalam sektor ini?

Di sinilah posisi mahasiswa menjadi strategis. Akselerasi pembangunan daerah, termasuk di sektor pangan, membutuhkan gagasan segar, kontrol kritis, dan gerakan kolektif dari anak muda. Mulai dari edukasi pertanian organik, riset dan inovasi pertanian berbasis teknologi, hingga keterlibatan dalam koperasi petani milenial, semua itu adalah bentuk nyata kontribusi pemuda.

BEM sebagai representasi suara mahasiswa harus menjadi motor yang mendorong dialog antara pemerintah dan rakyat, khususnya dalam memastikan bahwa program swasembada pangan bukan hanya berpihak pada statistik, tapi juga berpihak pada petani kecil, masyarakat desa, dan keadilan ekologi.

Pelantikan Aliansi BEM Pasuruan bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen bersama untuk menggerakkan pemuda menjadi subjek perubahan, bukan sekadar penonton pembangunan. Dari Pasuruan, kita belajar bahwa perubahan besar bisa dimulai dari daerah. Dan dari mahasiswa, kita yakin bahwa gerakan kecil bisa mengguncang arah sejarah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: