SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Pemilu 2024 sudah di hitung dengan hari, Oleh sebab itu Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Zainal Arifin mengingatkan Anggotanya untuk jagan main dua kaki dan harus Satu Komando.
Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo ini khawatir pada saat jelang detik-detik Pemilu Pilpres 2024, anggota Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo di 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 kecamatan tidak satu komando.
Seperti Suararakyatindo ketahui bahwa kalau PKB dalam pemilu 2024 ini memberangkatkan ketua umum Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres yang berpasangan dengan Anies Baswedan.
Tak hanya di pemilu, Sapaan Akrab Cak Arip itu juga mengingatkan anggota Garda Bangsa bahwa Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo harus satu barisan.
“Harus satu komando dalam kontestasi 5 tahunan ini dalam mendukung Caleg 2024,” tuturnya.
Menurutnya, pengurus Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo dari tingkat desa dan kecamatan yang tidak satu barisan, dipersilahkan keluar hal ini demi mensukseskan pemilu maupun pileg nanti.
“Kader yang keluar dari arahan pimpinan, silahkan keluar dari barisan (Garda Bangsa) pintu gerbang terbuka lebar,”paparnya.
Zainal Arifin menyebutkan, bagi kader Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo yang saat ini bermain sebelah mata, agar segera Tabayyun. “Kalau tidak mau (Tabayyun) saya tegaskan lagi, silahkan keluar dari barisan,”paparnya.
Perlu diketahui, dalam pelantikan Kader Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo di Grand Whiz hotel Bromo pada Minggu 13 Agustus 2023 sudah menyatakan sikap sumpah dan janjinya untuk satu komando.
Dalam pelantikan tersebut di hadiri langsung oleh Ketua DPP PKB Faisol Riza, Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar. Hal itu sudah menjadi saksi bahwa Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo serius untuk mendukung Muhaimin Iskandar untuk menjadi cawapres nantinya.













