Menu

Mode Gelap
Exploring Sugar Daddy Websites In Utah: A Case Research Understanding Charter Jet Prices: A Complete Case Examine Sugar Daddy Websites That Send Money Without Meeting: A Comprehensive Overview High Bullion Corporations: A Complete Information to the very Best in the Market Investing for the Long Run: A Case Research On Ameriprise Gold IRA Understanding Fidelity Gold IRA: A Complete Study

Pemerintahan

Pemkab dan DPRD Probolinggo Bahas Raperda P-APBD 2025, Pendapatan Turun, Belanja Naik

badge-check


					Pemkab dan DPRD Probolinggo Bahas Raperda P-APBD 2025, Pendapatan Turun, Belanja Naik Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama DPRD Kabupaten Probolinggo mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun anggaran 2025.

Pembahasan tersebut diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati Probolinggo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo yang digelar Jumat sore (11/7/2025).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, M. Zubaidi, dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota DPRD.

Dari pihak eksekutif hadir langsung Bupati Probolinggo, Gus Dr. Mohammad Haris, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab dan perwakilan Forkopimda.

Dalam penjelasannya, Bupati Haris menyampaikan evaluasi pelaksanaan APBD hingga 30 Juni 2025. Realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp1.284.960.473.652,60 atau 53,4% dari target sebesar Rp2.402.791.454.303,00.

Sementara realisasi belanja daerah hingga pertengahan tahun mencapai Rp1.100.471.560.277,00 atau 43,53% dari total rencana belanja sebesar Rp2.527.791.454.303,00.

Adapun realisasi pembiayaan daerah melalui sisa lebih anggaran tahun sebelumnya (SiLPA) tercatat sebesar Rp125.030.086.189,10.

Berdasarkan evaluasi tersebut, dalam Rencana P-APBD 2025, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp2.436.343.596.298,00. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp29.446.464.181,00 atau 1,19% dari sebelumnya Rp2.465.790.060.479,00.

Sebaliknya, alokasi belanja daerah mengalami peningkatan menjadi Rp2.609.658.588.591,00 atau naik sebesar Rp18.868.528.112,00 (0,73%) dari alokasi awal Rp2.590.790.060.479,00.

Dalam rencana perubahan ini, penerimaan pembiayaan daerah juga mengalami kenaikan signifikan. Semula diperkirakan sebesar Rp125 miliar, kini naik menjadi Rp173.314.992.293,00 atau bertambah Rp48.314.992.293,00.

“Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan riil dan dinamika fiskal daerah, demi menjaga efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program pembangunan,” jelas Bupati Haris dalam pidatonya.

Selanjutnya, pembahasan Raperda P-APBD Tahun Anggaran 2025 akan dilanjutkan dengan agenda Pandangan Umum (PU) Fraksi, rapat paripurna tanggapan PU, pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), hingga Pendapat Akhir Fraksi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prabowo Hormati KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

22 Agustus 2025 - 10:12 WIB

Alun-Alun Lumajang Tutup Sementara: Kenapa?

22 Agustus 2025 - 07:30 WIB

Anggota DPRD Probolinggo Muad Desak Gudang Garam Harus Serap Tembakau Petani dengan Harga Bagus

11 Agustus 2025 - 18:42 WIB

Wabup Fahmi Pastikan Layanan Baksos Mata Tepat Sasaran di RS Rizani

10 Agustus 2025 - 08:59 WIB

Wabup Fahmi Serap Aspirasi Warga Sumberejo, Soroti Air Bersih dan Jalan Rusak

2 Agustus 2025 - 06:40 WIB

Trending di Pemerintahan
error: