Menu

Mode Gelap
Kementerian Transmigrasi Perkuat Promosi Produk Unggulan Transmigrasi di Inacraft 2026 Tattoo and Piercing Shop Near Me in Austin Practical ways to boost home energy efficiency today Tabrakan Dua Innova di Jalur Pantura Paiton, Dosen UNUJA Meninggal Dunia Gus Mochammad Al-Fatih Kawal Normalisasi Sungai Opo-opo, Penanganan Banjir Mulai Dikerjakan BK DPRD Probolinggo Klarifikasi Video Prank Ultah Ketua DPRD, Muchlis: Ide dan Dana Diakui OB dan Pamdal

News

Soal Kasus Penyimpangan Dana Pensiun BUMN, Begini Respon Erick Thohir

badge-check


					Menteri BUMN Erick Thohir dan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat konferensi pers dihalaman Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (03/10/2023). (Foto: Antara) Perbesar

Menteri BUMN Erick Thohir dan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat konferensi pers dihalaman Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (03/10/2023). (Foto: Antara)

SUARARAKYATINDO.COM – Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespon terkait dugaan korupsi dana pensiun BUMN. Sebagai tindak lanjut dalam penanganan dugaan tersebut, Erick Thohir mendatangi Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

“Setelah kasus Jiwasraya, saya curiga dan khawatir bahwa ada persoalan yang sama pada dana pensiun BUMN,” terang Erick dalam Konferensi Pers bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Erick Thohir kemudian memerintahkan Kementerian BUMN untuk melakukan pengecekan langsung dana – dana pensiun BUMN. Hasilnya, dari 48 dana pensiun, sebanyak 34 diantaranya, atau 70% berada dalam kondisi tidak sehat.

Sehingga, atas temuan itu, Erick terus bergegas. Kali ini, ia meminta bantuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan Audit Dengan Tujuan Tertentu.

Audit BPKP itu dilakukan secara bertahap, dimana pada tahap awal dengan tujuan tertentu itu dilaksanakan pada empat Dapen BUMN.

Erick menyebutkan, keempat dana pensiun ini mengalami kerugian Rp 300 miliar. Penyebabnya diduga karena penyimpangan pada investasinya, “Ini amat sangat mengecewakan pekerja yang telah bekerja puluhan tahun. Masa tuanya dirampok oleh pengelola yang biadab,” ujar Erick geram.

Selain itu, Erick pun meminta Jaksa Agung untuk tidak ragu dan tidak pandang bulu dalam memberantas pelaku penyimpangan dana pensiun.

“Pak Jaksa Agung, sikat saja para oknum ini tanpa pandang bulu. Seperti yang Bapak lakukan pada kasus Jiwasraya Asabri. Saya dan seluruh jajaran di Kementerian BUMN siap berhadapan dengan siapa pun yang main-main dengan nasib para pensiunan,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Usai Difitnah, Sekjen Organisasi Mahasiswa Laporkan Pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan

29 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ormas Lakukan Tindakan Premanisme, ALMA Desak Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya

24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Temui Puan Maharani, Aspirasi Kiai Kampung Dijanjikan Masuk Agenda Transformasi DPR

5 September 2025 - 17:13 WIB

Gelombang Protes Kasus Affan Kurniawan Meluas, Ribuan Massa Bakar Fasilitas di Polda DIY

29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Prabowo Hormati KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

22 Agustus 2025 - 10:12 WIB

Trending di News
error: