Menu

Mode Gelap
Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Best Gold IRA Companies of 2020

Khazanah

Fakta atau Tidak, Berpuasa Dapat Memulihkan Kesehatan Manusia, Salah Satunya Seperti Penderita Stroke

badge-check


					Foto Ilustrasi rawat inap dirumah sakit Perbesar

Foto Ilustrasi rawat inap dirumah sakit

Suararakyatindo – Khazanah, Puasa merupakan praktik spiritual bagi agama Islam. Namun, selain aspek spiritualnya, puasa juga memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik, terutama bagi orang-orang yang menderita penyakit tertentu seperti stroke.

Stroke merupakan suatu kondisi medis yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan berpotensi mengakibatkan cacat fisik serta gangguan kognitif.

Namun, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa puasa dapat menjadi tambahan yang berharga dalam pengelolaan dan pemulihan dari stroke.

Menurut dr. Abdullah Machin, stroke terjadi karena adanya kelainan dari pembuluh darah otak, bisa juga terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah otak atau gangguan pada aliran darah di otak.

Pada kondisi puasa atau intermittent fasting, aliran darah di otak itu lebih banyak dan lebih tinggi proporsinya sehingga secara teori puasa bisa mencegah terjadinya stroke dan dapat merangsang perbaikan pada pasien-pasien stroke.

Selain itu, salah satu manfaat puasa adalah terjadinya pembaruan sel-sel tubuh yang sudah tua dan harus diganti dengan mekanisme yang namanya autofagi.

“Pasien stroke diperbolehkan berpuasa apabila tidak ada gangguan pada aktivitas sehari-harinya, karena pada pasien stroke yang berat biasanya kemampuan kognitif pasien akan terganggu sehingga hal tersebut jika dilihat dari secara syariat islam maka tidak diwajibkan untuk berpuasa,” ujarnya, seperti yang dilansir dari kanal YouTube TV IDI Surabaya.

Tetapi, kata dr. Abdullah Machin, pada pasien pasca stroke, puasa dianjurkan karena hal tersebut dapat merangsang pemulihan dan perbaikan pada defisit neurologis pada pasien tersebut, karena dengan dilakukannya puasa maka aliran darah di jaringan otak akan semakin membaik.

“Puasa juga memiliki efek protektif pada sistem saraf yang dapat membantu melindungi otak dari kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan fungsi kognitif serta motorik pada penderita stroke,” paparnya.

Selain itu, ia mengatakan, puasa intermiten juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin yang merupakan faktor penting dalam pengelolaan diabetes tipe 2. Pasien stroke sering kali memiliki faktor risiko yang sama dengan penderita diabetes, sehingga manfaat ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi yang terkait.

“Selama puasa, tubuh mengalami proses detoksifikasi alami dan meningkatkan metabolisme. Hal ini dapat membantu membersihkan racun yang terakumulasi dalam tubuh dan memperbaiki fungsi organ-organ penting, termasuk otak,” ujarnya.

“Meski faktanya puasa dapat memberikan manfaat signifikan bagi penderita stroke, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan sebelum memulai praktik puasa, terutama bagi individu yang memiliki kondisi kesehatan yang kompleks atau membutuhkan pengawasan medis khusus,” tambahnya.

Selain itu, puasa juga harus dilakukan dengan bijaksana dan disertai dengan pola makan sehat serta gaya hidup yang seimbang untuk mendapatkan manfaat optimal dan mencegah komplikasi yang tidak diinginkan. “Dengan pendekatan yang tepat, puasa dapat menjadi tambahan yang berharga dalam upaya pemulihan dan pencegahan bagi penderita stroke,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MWC NU Pulau Mandangin Santuni 156 Anak Yatim, Pesan Kiai Nusyur: Kita Harus Peduli

2 Juli 2025 - 10:36 WIB

Muharram, NU, dan Kemanusiaan

26 Juni 2025 - 17:06 WIB

PKB Probolinggo Gelar Majelis Sholawat Nariyah, Sinergikan Spiritualitas dan Gerakan Politik Kultural

24 Juni 2025 - 22:50 WIB

Nurul Jadid Dorong Profesionalisme Humas Lewat Upgrading Bertema Personal Branding

24 Mei 2025 - 14:47 WIB

MUI: Al-Ghuroba Belum Berizin dan Tidak Terdaftar di Jaringan NU

23 Mei 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita
error: