Membicarakan Orang Lain Saat Ramadhan Apakah Bisa Membatalkan Puasa? Buya Yahya Jelaskan Begini

Foto ilustrasi (Freepik.com)

Suararakyatindo.com – Kebiasaan mengibah seringkali tak kenal tempat dan waktu, apalagi saat berkumpul bersama teman yang lama tak berjumpa.

Padahal sebagaimana yang kita ketahui, bahwasannya mengibah atau membicarakan orang lain sudah dilarang dalam Islam karena dapat menyakiti hati orang lain.

Bahkan saking tak kenal waktu, tanpa disadari masih banyak sekali orang yang mengibah di siang hari saat bulan Ramadhan, sedangkan si pelaku gibah ini tentunya sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Lantas bagaimana hukum membicarakan orang lain dalam keadaan berpuasa? Berikut penjelasan Buya Yahya.

Membicarakan orang lain bukan termasuk 9 hal yang membatalkan puasa, akan tetapi para Ulama menjelaskan bahwa membicarakan kejelekan orang lain menjadikan pahala puasa yang dilakukan akan habis.

Tak hanya sampai di situ saja, akan tetapi dosa menggunjing adalah sungguh amatlah sangat besar. Jika perzinaan adalah hina dan sangat hina maka menggunjing adalah lebih hina dari itu semua.

Oleh sebab itu mari kita senantiasa menjaga lidah kita dari menggunjing orang lain.

Adapun membicarakan kebaikan orang lain jika maksudnya adalah baik misalnya sebagai contoh untuk ditiru maka hal itu adalah sesuatu yang sangat dianjurkan.

Jadi membicarakan kebaikan orang lain bukanlah menggunjing yang dilarang, tidak membatalkan puasa dan tidak menghilangkan pahalanya bahkan justru menambah pahala.

Tinggalkan Balasan